Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) Tahun 2025 MI Ma’arif As Salam Sooko

 

Meningkatkan Kualitas Pendidikan melalui Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MI Ma’arif As Salam Sooko

ANBK merupakan suatu bentuk asesmen yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengukur kemampuan peserta didik dalam bidang literasi, numerasi, dan karakter. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN) yang lebih fokus pada evaluasi pencapaian mata pelajaran tertentu, ANBK lebih menekankan pada pengukuran kualitas pendidikan secara menyeluruh. Asesmen ini dilakukan berbasis komputer, yang memungkinkan pengolahan data secara lebih efisien dan akurat.

Pada tanggal 1 hingga 2 Oktober 2025, MI Ma’arif As Salam Sooko melaksanakan kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar. Kegiatan ini tidak hanya merupakan salah satu kewajiban yang diamanahkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), tetapi juga sebagai sarana untuk mengetahui sejauh mana capaian kompetensi peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, ANBK di MI Maarif As Salam diikuti oleh 30 santri kelas 5 baik putra maupun putri dengan penuh semangat. Asesmen ini terdiri dari tiga sesi, yaitu sesi literasi yang menguji kemampuan membaca dan memahami teks, sesi numerasi yang menguji kemampuan berhitung dan menyelesaikan masalah matematis, serta sesi survei karakter pada hari pertama, dan sesi survei lingkungan belajar pada hari kedua.

Pelaksanaan ANBK di MI Maarif As Salam juga melibatkan persiapan teknis yang matang, seperti memastikan kesiapan infrastruktur TI di madrasah, menyiapkan jumlah komputer yang memadai dan memastikan koneksi internet yang stabil. Selain itu, sosialisasi tentang pentingnya ANBK juga dilakukan kepada peserta didik dan orang tua melalui pemberitahuan.

Dengan adanya ANBK, MI Maarif As Salam berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kekuatan dan kekurangan dalam sistem pendidikan yang dijalankan. Hasil ANBK diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi yang konstruktif untuk peningkatan kualitas pendidikan di madrasah, sekaligus menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus belajar dan berkembang.

Berita Terkait